Insiden penjambretan menimpa seorang warga negara asing asal Jerman bernama Robin di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu sore. Pria berusia 26 tahun tersebut harus merelakan telepon selulernya berpindah tangan setelah dirampas secara tiba-tiba oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Peristiwa kriminal ini tepatnya terjadi di depan SD Santa Ursula, Jalan Pos Nomor 2, Sawah Besar, saat korban berniat menyeberangi jalan raya. Pada momen tersebut, korban dilaporkan tengah berdiri di tepi jalan sambil mengoperasikan ponsel pintar merek Samsung tipe S23 miliknya.
Situasi berubah mencekam ketika dua orang pria tidak dikenal yang berboncengan sepeda motor secara mendadak mendekati posisi Robin berdiri di pinggir jalan. Tanpa sempat disadari oleh korban, para pelaku langsung merampas perangkat elektronik dari genggamannya dan memacu kendaraan mereka untuk melarikan diri.
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, mengonfirmasi bahwa korban sedang asyik menggunakan ponselnya saat menunggu waktu yang tepat untuk menyeberang di sekitar lokasi kejadian. Kecepatan aksi para pelaku membuat turis Jerman tersebut tidak memiliki kesempatan sedikit pun untuk melakukan perlawanan terhadap tindakan kejahatan yang dialaminya.
Berdasarkan keterangan resmi pihak kepolisian pada Senin, 20 April 2026, korban telah mendatangi Polsek Sawah Besar guna melaporkan secara resmi musibah yang menimpanya. Rahmat Himawan menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif serta pengejaran terhadap kedua pelaku yang identitasnya masih dalam proses identifikasi.
Detail Kejadian Penjambretan
| Kategori Informasi | Keterangan Detail |
|---|---|
| Nama Korban | Robin (Warga Negara Jerman) |
| Usia Korban | 26 Tahun |
| Lokasi Kejadian | Depan SD Santa Ursula, Pasar Baru, Jakarta Pusat |
| Waktu Kejadian | Minggu, 19 April 2026, Pukul 15.40 WIB |
| Barang yang Hilang | Ponsel Samsung S23 |
| Jumlah Pelaku | 2 Orang (Berboncengan Motor) |
Aksi kriminalitas jalanan ini menambah daftar panjang kasus serupa yang menuntut kewaspadaan lebih bagi para wisatawan maupun pejalan kaki saat berada di ruang publik. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik di area terbuka, terutama di lokasi-lokasi yang rawan tindak pidana penjambretan.
Hingga saat ini, tim penyidik masih berupaya mengumpulkan bukti-bukti pendukung dan memintai keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Polisi berkomitmen untuk segera menuntaskan kasus ini agar memberikan rasa aman kembali bagi warga dan pengunjung di kawasan Sawah Besar.