Stephanus Widjanarko, Lulusan ITB yang Sukses Menjadi Insinyur Aerodinamika di Formula 1

Stephanus Widjanarko, Lulusan ITB yang Sukses Menjadi Insinyur Aerodinamika di Formula 1
Foto: Ilustrasi Stephanus Widjanarko, Lulusan ITB yang Sukses Menjadi Insinyur Aerodinamika di Formula 1.

Indonesia kini memiliki representasi membanggakan di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1 (F1), melalui sosok pemuda bernama Stephanus Widjanarko. Alumnus Teknik Mesin ITB angkatan 2008 ini tidak hadir sebagai pebalap, melainkan menjabat posisi strategis sebagai insinyur aerodinamika mobil balap.

Perjalanan akademiknya berlanjut setahun setelah lulus saat ia menempuh studi S2 bidang Engineering Fluid Dynamics di University of Twente melalui program beasiswa. Selama masa studinya di Belanda, ia sempat menimba pengalaman berharga mengenai optimasi aliran udara dan aerodinamika melalui program magang di raksasa turbin angin dunia, Vestas Wind Systems.

Setelah menyelesaikan pendidikan pada tahun 2011, Stephanus sempat berkarier di laboratorium nasional kedirgantaraan Belanda sebelum akhirnya menembus industri F1 pada tahun 2013. Ketertarikannya pada dunia balap bermula sejak kecil saat ia sering menonton tayangan F1 bersama keluarga dan mulai penasaran dengan stabilitas mobil saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Rekam Jejak Karier di Formula 1

Karier profesionalnya di lintasan jet darat dimulai bersama tim Scuderia Toro Rosso yang berbasis di Italia sebagai Junior CFD Aerodynamics Engineer. Seiring perubahan identitas tim menjadi AlphaTauri pada 2019, posisi Stephanus pun meningkat secara signifikan menjadi Senior Aero Performance Engineer.

Sempat bergabung dengan tim asal Inggris, Visa Cash App RB, selama satu tahun, ia kemudian memutuskan untuk mengambil tantangan baru di awal tahun 2025. Kini ia bergabung dengan tim Cadillac asal Amerika Serikat yang dijadwalkan akan mulai berkompetisi secara penuh di lintasan balap pada musim 2026 mendatang.

Stephanus saat ini menetap di Inggris dan mengemban tanggung jawab besar sebagai Senior Engineer dalam bidang Aero Performance untuk tim barunya tersebut. Sosoknya menjadi bukti nyata kemampuan putra bangsa dalam bersaing di industri teknologi otomotif tingkat tinggi kelas dunia.

Tahun Tim / Instansi Jabatan / Status
2008 Institut Teknologi Bandung (ITB) Lulus S1 Teknik Mesin
2009-2011 University of Twente / Vestas Mahasiswa S2 & Magang Aerodinamika
2013-2019 Scuderia Toro Rosso Junior CFD Aerodynamics Engineer & Aerodynamicist
2019-2023 AlphaTauri Senior Aero Performance Engineer
2024 Visa Cash App RB Aero Performance Engineer
2025-Sekarang Cadillac F1 Team Senior Engineer - Aero Performance

Artikel terkait

Rekomendasi