Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) secara resmi kembali membuka kesempatan bagi para dokter untuk mendaftar pada Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis untuk tahun akademik 2026/2027. Berdasarkan pengumuman di situs resmi universitas, proses pendaftaran secara daring akan dibuka mulai tanggal 15 April hingga 9 Mei 2026 mendatang pukul 23.59 WITA.
Penerimaan calon peserta didik ini telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Unsrat Nomor 680/UN12.1/LL/2026 yang merinci kuota di setiap program studi. Dokumen penting tersebut secara resmi ditandatangani oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Prof. Ir. Gehart Pinaria, MP, PhD pada tanggal 10 April 2026.
Jadwal Pelaksanaan Seleksi PPDS Unsrat 2026
Proses seleksi diawali dengan tahap pendaftaran serta pengunggahan berkas persyaratan yang dijadwalkan berlangsung sejak 15 April sampai 9 Mei 2026. Setelah masa pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan verifikasi berkas lamaran peserta pada tanggal 10 hingga 12 Mei 2026.
Hasil seleksi administrasi tersebut akan diumumkan pada 15 Mei 2026 untuk menentukan peserta yang berhak lanjut ke tahap berikutnya. Peserta yang dinyatakan lulus administrasi wajib mengunggah berkas persyaratan seleksi kesehatan pada periode 16 hingga 30 Mei 2026.
Hasil seleksi kesehatan rencananya akan diumumkan pada rentang waktu 4 hingga 6 Juni 2026 oleh pihak penyelenggara. Selanjutnya, para peserta yang telah memenuhi kriteria kesehatan diharuskan melakukan registrasi ulang pada tanggal 16 Juni 2026.
Tahapan krusial berikutnya adalah tes tulis akademik yang akan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 bagi seluruh peserta terdaftar. Pengumuman nilai atau hasil dari tes tulis akademik tersebut akan dipublikasikan secara resmi pada tanggal 22 Juni 2026.
Setelah lolos tes tertulis, peserta akan mengikuti sesi wawancara yang dijadwalkan pada tanggal 23 hingga 24 Juni 2026. Rangkaian seleksi ini akan diakhiri dengan pengumuman hasil akhir kelulusan yang dilakukan mulai 30 Juni sampai 2 Juli 2026.
Rincian Kuota Program Studi
Untuk tahun akademik ini, Universitas Sam Ratulangi menyediakan total kuota sebanyak 96 orang yang tersebar di berbagai spesialisasi kedokteran. Pembagian kursi ini disesuaikan dengan kapasitas masing-masing program studi yang tersedia di Fakultas Kedokteran Unsrat.
| Program Studi PPDS / Subspesialis | Kuota (Orang) |
|---|---|
| Ilmu Kesehatan Mata | 6 |
| Ilmu Kesehatan Anak | 14 |
| Ilmu Bedah | 10 |
| Ilmu Penyakit Dalam | 14 |
| Obstetri dan Ginekologi | 10 |
| Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin | 4 |
| Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi | 6 |
| Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah | 5 |
| Neurologi | 8 |
| Anestesiologi dan Terapi Intensif | 10 |
| Kedokteran Keluarga Layanan Primer | 5 |
| Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak (Neonatologi) | 4 |
| Total Keseluruhan | 96 |
Persyaratan Umum Pendaftaran
Calon peserta diwajibkan merupakan seorang dokter yang telah memiliki pengalaman kerja klinis minimal selama satu tahun, di luar masa internship. Pengalaman kerja tersebut harus dibuktikan secara sah melalui surat keterangan dari instansi atau tempat kerja yang bersangkutan.
Persyaratan lainnya adalah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih dalam masa berlaku hingga waktu dimulainya pendidikan spesialis tersebut. Selain itu, pendaftar harus dipastikan berada dalam kondisi sehat secara jasmani maupun rohani untuk mengikuti program.
Batasan usia bagi pelamar umum adalah maksimal 35 tahun atau belum menginjak usia 36 tahun pada saat pendidikan dimulai. Namun, terdapat pengecualian bagi pendaftar dari unsur TNI/POLRI dengan batas usia maksimal mencapai 40 tahun atau belum berusia 41 tahun.
Khusus bagi calon peserta perempuan, diwajibkan menandatangani surat pernyataan untuk tidak sedang hamil selama proses seleksi berlangsung. Mereka juga harus bersedia menunda kehamilan selama satu tahun pertama masa pendidikan terhitung sejak penyerahan berkas lamaran.
Prosedur dan Tata Cara Pendaftaran
Pelamar harus melakukan pengisian data awal secara daring melalui situs resmi https://regmaba.unsrat.ac.id/daftar dengan memilih jalur masuk Fakultas Kedokteran. Setelah memilih jalur tersebut, pendaftar akan mendapatkan nomor pendaftaran serta kode PIN yang digunakan untuk tahap selanjutnya.
Tahap berikutnya adalah melakukan pembayaran biaya pendaftaran melalui bank mitra seperti Bank BNI, BRI, atau BTN dengan menyertakan nomor pendaftaran. Setelah pembayaran terverifikasi, pelamar harus kembali masuk ke laman resmi untuk melengkapi seluruh biodata dan mengunggah dokumen digital.
Langkah terakhir dalam prosedur pendaftaran ini adalah mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi Masuk sebagai bukti kepesertaan yang sah. Penting untuk dicatat bahwa peserta yang tidak melengkapi biodata hingga tenggat waktu 9 Mei 2026 tidak akan mendapatkan kartu ujian.