Universitas Indonesia (UI) secara resmi telah memperpanjang masa pendaftaran untuk program non-gelar hingga tanggal 29 Maret 2026 mendatang. Program pendidikan ini menyajikan kursus daring bersertifikat yang terbagi ke dalam 12 paket pembelajaran untuk berbagai kalangan masyarakat.
Melalui pengumuman di akun Instagram resmi @uicyber_edu, UI mengajak lulusan baru, kalangan profesional, hingga masyarakat umum untuk segera mendaftarkan diri. Kesempatan ini bertujuan agar peserta dapat meningkatkan kompetensi digital yang relevan dengan industri saat ini serta memperkuat portofolio karier mereka.
Detail Pelaksanaan dan Biaya Kursus
Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan akan dimulai serentak pada tanggal 1 April 2026 dengan melibatkan para akademisi dan praktisi terbaik dari internal universitas. Setiap paket kursus yang ditawarkan memiliki rincian biaya serta materi pembelajaran yang berbeda-beda sesuai dengan bidang keahliannya.
| Nama Paket Kursus | Materi Utama | Biaya Pendaftaran |
|---|---|---|
| Kelas Holistik: Diri, Karier, & Keluarga | Manajemen Emosi Anak, Edukasi Seks Dini, Mengenal Diri, Ergonomi | Rp 700.000 |
| Bidang Kesehatan | Kedokteran Penerbangan, Peranan K3, Penanganan Pneumonia Balita | Rp 600.000 |
| Produk Farmasi Hulu ke Hilir | Konseling Diabetes, Manajemen Mutu Farmasi, Uji Preklinik Hewan Coba | Rp 500.000 |
Deskripsi Program Pilihan
Program Kelas Holistik dirancang secara khusus untuk membantu individu dalam mengelola emosi dan merencanakan strategi kehidupan serta membangun lingkungan keluarga sehat. Fokus utamanya mencakup aspek psikologis anak hingga pemahaman ergonomi untuk menunjang aktivitas keseharian peserta.
Sementara itu, kelas kesehatan menawarkan wawasan mendalam mengenai keselamatan kerja (K3) serta pengetahuan khusus terkait kedokteran penerbangan. Peserta juga akan diedukasi mengenai penanganan pneumonia pada balita yang selama ini sering kali terabaikan oleh masyarakat luas.
Pada sektor farmasi, peserta akan diajak untuk memahami ekosistem industri mulai dari tahap pengembangan obat hingga komunikasi langsung dengan pasien. Materi ini mencakup standar mutu industri farmasi serta teknik konseling apoteker yang efektif bagi penderita diabetes melitus.
Terakhir, terdapat pula kelas pengobatan rasional yang ditujukan untuk membekali generasi muda dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan publik. Fokus utama dari materi ini adalah peran aktif masyarakat dalam upaya penanganan masalah stunting dan kondisi anemia di Indonesia.