Para petinggi sindikat yakuza Kyokuryu-kai di Prefektur Okinawa dilaporkan segera menggelar pertemuan darurat setelah insiden kebakaran hebat melanda markas pusat mereka. Pertemuan mendesak ini dilakukan menyusul musnahnya seluruh kediaman sekaligus kantor ketua organisasi tersebut dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu pagi kemarin.
Melansir pemberitahuan dari Tokyo Reporter pada Senin, 20 April 2026, kobaran api mulai terlihat menyelimuti gedung apartemen berlantai empat di distrik Moromizato, Kota Okinawa, sekitar pukul 04.15 waktu setempat. Meskipun petugas pemadam kebakaran telah berupaya keras memadamkan si jago merah selama kurang lebih tiga jam, seluruh bagian di lantai empat bangunan tersebut tetap hangus tak bersisa.
Otoritas keamanan setempat menemukan sesosok jenazah yang belum teridentifikasi di dalam sisa-sisa reruntuhan bangunan yang telah menghitam akibat api. Berdasarkan keterangan dari sumber investigasi, area lantai empat yang hancur tersebut merupakan kediaman resmi serta kantor pribadi milik pemimpin tertinggi Kyokuryu-kai, Makoto Itokazu.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dilaporkan belum berhasil menjalin komunikasi atau menemukan keberadaan Itokazu yang kini telah menginjak usia sekitar 70-an tahun. Identitas mayat yang ditemukan di lokasi kebakaran diduga kuat merupakan sang bos yakuza yang hilang, mengingat posisi penemuan jenazah berada tepat di ruang pribadinya.
Insiden tragis ini memicu kegemparan di kalangan mafia Jepang karena Kyokuryu-kai merupakan satu-satunya kelompok yakuza yang secara resmi ditunjuk dan diawasi ketat di wilayah prefektur Okinawa. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta melakukan proses identifikasi formal terhadap jenazah yang ditemukan di tempat kejadian perkara.