Iran Percepat Pengisian Rudal dan Bersiap Hadapi Perang Melawan AS serta Israel

Iran Percepat Pengisian Rudal dan Bersiap Hadapi Perang Melawan AS serta Israel
Foto: Ilustrasi Iran Percepat Pengisian Rudal dan Bersiap Hadapi Perang Melawan AS serta Israel.

Militer Iran mengumumkan bahwa mereka telah berhasil memperbarui serta mengisi ulang seluruh peluncur rudal dan pesawat nirawak miliknya dengan ritme yang jauh lebih cepat dibandingkan periode sebelum konflik melawan Amerika Serikat dan Israel. Informasi krusial ini disampaikan langsung oleh Mayor Jenderal Majid Mousavi selaku komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui pernyataan resminya.

Dalam sesi wawancara bersama media Nournews Iran pada hari Minggu, Mousavi turut membagikan rekaman video yang telah disunting saat dirinya melakukan inspeksi langsung ke sejumlah fasilitas rudal bawah tanah yang lokasinya dirahasiakan. Ia menegaskan bahwa pihak lawan belum mampu melakukan pembangunan kembali stok amunisi mereka selama masa gencatan senjata berlangsung, berbeda dengan pencapaian yang diraih oleh pihak Teheran saat ini.

Mousavi menjelaskan bahwa selama masa jeda pertempuran tersebut, kecepatan Iran dalam memperbarui serta mengisi ulang landasan peluncuran drone dan rudal justru melampaui standar operasional sebelum perang pecah. Sebagaimana dikutip dari laporan Middle East Eye pada Senin (20/4/2026), sang jenderal meyakini keunggulan logistik ini menjadi faktor pembeda yang signifikan antara pasukannya dengan kekuatan militer blok lawan.

Pihak IRGC menilai bahwa musuh saat ini terpaksa membawa pasokan amunisi mereka secara bertahap dari belahan dunia lain karena keterbatasan infrastruktur dan kondisi yang tidak menguntungkan di lapangan. Menurut pandangan Mousavi, ketidakmampuan musuh untuk menciptakan kondisi pemulihan yang cepat menandakan bahwa mereka telah mengalami kekalahan telak dalam fase peperangan ini.

Lebih lanjut, ia mengeklaim bahwa pihak lawan telah kehilangan pengaruh dan kontrol mereka di area-area strategis seperti Selat Hormuz, wilayah Lebanon, serta stabilitas regional secara umum. Video dokumentasi yang disebarkan juga memperlihatkan berbagai jenis persenjataan mulai dari drone hingga rudal canggih yang siap diluncurkan dari fasilitas pertahanan bawah tanah milik Iran.

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: international.sindonews.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.

Artikel terkait

Rekomendasi